Ayahku Sahabatku Bukan Hanya Cari Nafkah


Sejujurny Alifa sedih ketika ada teman Alifa cerita kalo dia gak pernah menemukan sosok ayah dalam keluarganya. Bagi dia, ayah hanya mesin uang yang prinsipnya “Kamu butuh berapa? Ayah kasih!”

Bagi dia, ayahnya hanya ingin memaksakan kehendak tanpa ingin tau keinginan dia. Bagi dia, ayah gak pernah ada untuk dia karena ayah selalu berkerja.

Sedih rasanya karena sangat berkebalikan dengan ayah Alifa, abuya ichsan nasution.

Ayah Alifa bilang “sesungguhnya peran mendidik keluarga juga menjadi tanggung jawab seorang ayah, bukan hanya mencari nafkah.”

Ayah Alifa mau sebagaimanapun sibuknya, selalu menyempatkan diri untuk mendengarkan cerita anak-anaknya, memasak untuk keluarga, membantu nyuci, nyapu, dll.

Dulu, sekarang, selamanya bahkan kami ingin selalu sama ayah, karena ayah adalah sosok yang sangat menyenangkan bagi kami.

Menjadi ayah bukan hanya menjadi pencari nafkah. Menjadi ayah bukan hanya menjadi suami yang meminta istrinya untuk mengurus anak. Menjadi ayah bukan hanya sekedar menjadi pemimpin yang bisa seenaknya menentukan kehendak, tanpa mendengarkan.

Menjadi ayah berarti mau mendengarkan, mau melihat, mau berkerja sama, tidak mau melihat keluarganya kelaparan. Menjadi ayah berarti siap menjadi sahabat bagi anaknya.

Menjadi ayah berarti siap menjadi contoh bagi anak laki-lakinya, karena nantinya si anak tumbuh dgn pemahaman harus “menjadi lelaki seperti apakah aku” dari si ayah.

Menjadi ayah berarti siap menjadi  contoh pasangan ideal bagi anak perempuannya, karena nantinya, anaknya akan mencari orang yang mirip dgn ayahnya.

Menjadi ayah, bukan hanya menjadi mesin uang.

Terima kasih ayah,
Abuya ichsan nasution
You're my everything...

From. Kakak Alifa

0 Response to "Ayahku Sahabatku Bukan Hanya Cari Nafkah"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel