Trik dan Tips agar Bayi Tidak Rewel Malam Hari

Assalamu’alaykum. Wr, Wb.
Hallo Ummi dan Abi sekalian, apa kabarnya nih? Semoga senantiasa dalam lindungan Allah SWT ya, aamiin!

Hmm… bayi baru lahir sering bangun malam dan menyebabkan orang tua dan keluarganya menjadi begadang? Bukan hal yang terlalu menakutkan kok atau senantiasa dihubungkan oleh para orang tua terdahulu dengan mistik dan klenik. Ingatkah Ummi dan Abi sekalian, sewaktu ananda masih dalam kandungan, Ummi dan Abi seringkali merasakan ananda lebih aktif pergerakannya pada malam hari? Selain itu, menurut dokter anak Steven Dowshen dari Alfred I. du Pont Hospital for Children menjelaskan ada penyebabnya kenapa bayi baru lahir rata-rata terbangun di malam hari. Hal itu karena bayi baru lahir belum bisa membedakan antara siang dan malam. Lambungnya yang kecil juga belum bisa menampung ASI atau susu formula cukup banyak untuk membuat mereka kenyang dalam jangka waktu lama. Seperti dikutip dari Kids Health, bayi baru lahir membutuhkan makanan setiap beberapa jam. Tidak peduli itu apakah siang atau malah hari, mereka pasti akan bangun dan menangis saat merasa lapar.



Oh ya, Ummi dan Abi sekalian bahwasanya perlu kita ketahui bahwa bayi yang baru lahir tidur selama 16 jam setiap harinya atau bahkan lebih. Bayi baru lahir punya fase tidur yang berbeda yaitu mengantuk, gerakan mata cepat (REM: Rapid Eye Movement), tidur ringan, tidur nyenyak dan tidur yang sangat nyenyak. Seiring pertumbuhannya, tahapan tidurnya itu pun akan meningkat. Tentu saja, awalnya orangtua baru bisa sangat stres menghadapi pola tidur bayi yang hanya bisa tidur nyenyak selama 3-4 jam ini.

“Ya… sabar adalah kuncinya dan seiring waktu saat bayi semakin besar, dia akan beradaptasi dengan lingkungan di luar janin.

Ada yang tak kalah penting loh. Apa tuh?! Ummi dan Abi, perlu diingat kalau bayi yang baru lahir juga harus diperhatikan kebutuhan makanannya. Cukup banyak dokter anak yang menyarankan pada para ibu agar tidak membiarkan bayi baru mereka tidur terlalu lama sehingga tidak disusui. Artinya ibu harus menawari bayi ASI setiap 3-4 jam atau bahkan lebih sering pada bayi yang berat badannya kurang atau lahir prematur. Bagi bayi yang mengkonsumsi ASI pun akan lebih cepat lapar ketimbang bayi yang minum susu formula. Hal itu karena ASI lebih cepat dicerna oleh bayi. Sehingga bayi ASI setidaknya harus disusui setiap dua jam di minggu pertama kelahirannya.

Lantas adakah solusi agar tidur bayi mulai mengikuti ritme orang dewasa? Ada solusi yang dapat di coba oleh ummi dan abi dalam mengubah ritme pola tidur bayi pada minggu kedua setelah ananda terlahir ke dunia, yakni mulai mengenalkannya siang dan malam. Bagaimanakah caranya? Bila pagi tiba, ajak ananda berjemur di hangat matahari pagi sejenak, ajak ananda berbicara dan mulai kenalkan dengan suasana pagi seperti beri tau suara kokokan ayam, suara kicauan burung, sampai suara pedangang yang lewat untuk ikhtiar mencari rezeki.

Selanjutnya mulai malam tiba, agak sedikit kencangkan bila telah terdengar suara adzan maghrib dan isya. Lalu ajak bayi berkomunikasi bahwasanya hari telah malam dan suasana telah sepi dan semua pun bersiap istirahat. Ummi dan abi pun perlu memastikan terlebih dahulu bahwa kebutuhan gizi ananda sudah cukup dan tidur dengan perut kenyang, dan bila ananda masih agak rewel dapat di coba dengan membedongnya agar ananda memperoleh kenyamanan dan kehangatan, sebab pada usia baru lahir mata bayi belum dapat melihat jelas dan membutuhkan hal-hal pendukung yang dapat menenangkannya agar lebih terjaga dan dapat memulai ritme baru dalam hidupnya menyesuaikan dengan suasana dunia setelah alam kandungannya.

Akd/Ich

0 Response to "Trik dan Tips agar Bayi Tidak Rewel Malam Hari"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel